Puskesmas Pasar Kemis

Puskesmas Pasar Kemis terletak di Jl. Cempaka Raya Perum Bumi Indah Tahap 3, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang dengan batas wilayah sebagai berikut:
Sebelah Utara : Kelurahan Kutajaya
Sebelah Selatan : Kecamatan Sindang Jaya
Sebelah Barat : Kecamatan Rajeg
Sebelah Timur : Kecamatan Cikupa
UPTD Puskesmas Pasar Kemis mempunyai wilayah kerja di sebagian Kecamatan Pasar Kemis yang membawahi satu kelurahan dan empat desa yaitu Kelurahan Sindangsari, Desa Pangadegan, Desa Sukamantri, Desa Pasar Kemis, Desa Suka Asih dengan luas wilayah 18,0 KM²
Untuk izin Sarana Kesehatan sejak tanggal 09 Mei 2016 sepenuhnya sudah dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tangerang sesuai dengan Peraturan Bupati Tangerang Nomor 89 Tahun 2016. Sedangkan Dinas kesehatan Kabupaten Tangerang kedudukannya adalah sebagai Tim Teknis disaat survey dan berkewajiban mengeluarkan rekomendasi izin sarana kesehatan.
Dalam upaya mencapai visi dan misi Bupati Tangerang yaitu “Mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang Religius, Cerdas, Sehat dan Sejahtera” dengan misi-misi yaitu :
1) Meningkatkan penerapan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat menuju masyarakat yang religius.
2) Meningkatkan akses mutu dan pemerataan pelayanan pendidikan dan kesehatan untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas dan sehat.
3) Mengembangkan ekonomi daerah yang kompetitif dan berbasis kerakyatan.
4) Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan dan akuntabel.
5) Meningkatkan pemerataan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan hidup berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah.
6) Mengembangkan inovasi daerah dalam rangka meningkatkan kualitas daya saing daerah, masyarakat dan pelaku pembangunan lainnya.
UPTD Puskesmas Pasar Kemis khususnya melalui Program Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat melakukan upaya promosi kesehatan yang berorientasi pada proses pemberdayaan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat melalui peningkatan, pemeliharaan dan perlindungan kesehatan. Selain kegiatan tersebut dilakukan pula dengan strategi yang berbasis model pendekatan dan kebersamaan yaitu dengan berupaya memfasilitasi percepatan dan pencapaian peningkatan derajat kesehatan bagi seluruh penduduk dengan mengembangkan Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat atau yang disebut UKBM
❓ FAQ Pelayanan
Puskesmas
1. Apakah semua masyarakat bisa berobat
di Puskesmas?
Ya, Puskesmas melayani seluruh masyarakat
tanpa membedakan status sosial maupun ekonomi. Pasien dapat menggunakan layanan
umum maupun BPJS sesuai ketentuan.
2. Apakah Puskesmas menerima pasien
gawat darurat?
Ya, Puskesmas memiliki layanan gawat
darurat untuk kasus ringan hingga sedang. Jika kondisi pasien berat, akan
segera dirujuk ke rumah sakit.
3. Apakah ada layanan rawat inap di
Puskesmas?
Beberapa Puskesmas menyediakan fasilitas
rawat inap terbatas untuk kasus tertentu. Informasi ketersediaan bisa
ditanyakan langsung ke Puskesmas setempat.
4. Apakah Puskesmas melayani pemeriksaan
laboratorium?
Ya, tersedia laboratorium sederhana untuk
pemeriksaan dasar (misalnya darah, urin, dan tes kehamilan). Pemeriksaan
lanjutan akan dirujuk ke laboratorium rumah sakit.
5. Apakah ada layanan imunisasi di
Puskesmas?
Ya, imunisasi rutin untuk bayi, balita, dan
anak sekolah tersedia sesuai program pemerintah.
6. Apakah Puskesmas menyediakan layanan
kesehatan ibu dan anak (KIA)?
Ya, terdapat poli KIA untuk pemeriksaan
kehamilan, persalinan terbatas, serta pemantauan tumbuh kembang anak.
7. Bagaimana cara mendaftar berobat di
Puskesmas?
Pasien dapat mendaftar langsung di loket
pendaftaran dengan membawa kartu identitas dan kartu BPJS (jika ada). Beberapa
Puskesmas juga menyediakan pendaftaran online.
8. Apakah ada biaya berobat di
Puskesmas?
Biaya pelayanan mengikuti ketentuan
pemerintah daerah. Pasien peserta BPJS biasanya tidak dikenakan biaya tambahan
sesuai aturan yang berlaku.
9. Apakah Puskesmas menyediakan obat?
Ya, tersedia apotek dengan obat-obatan
dasar sesuai kebutuhan medis. Obat khusus atau lanjutan akan diberikan melalui
rujukan.
10. Apakah ada layanan konseling di
Puskesmas?
Ya, Puskesmas menyediakan konseling gizi,
kesehatan reproduksi, dan kesehatan mental dasar.
11. Apakah Puskesmas melayani
pemeriksaan gigi?
Ya, terdapat poli gigi untuk pemeriksaan
dan tindakan dasar seperti tambal gigi, pencabutan, dan pembersihan karang
gigi.
12. Apakah ada program kesehatan
masyarakat di Puskesmas?
Ya, Puskesmas aktif melakukan penyuluhan,
posyandu, pemeriksaan kesehatan lingkungan, serta program pencegahan penyakit
menular.
FAQ Pelayanan Puskesmas (Versi Lengkap)
1. Apakah semua masyarakat bisa berobat
di Puskesmas?
Puskesmas adalah fasilitas kesehatan
tingkat pertama yang melayani seluruh lapisan masyarakat. Pasien dapat berobat
dengan membawa identitas diri (KTP/KK) dan kartu BPJS bila terdaftar. Bagi yang
belum memiliki BPJS, tetap bisa berobat dengan mekanisme pembayaran sesuai
ketentuan pemerintah daerah.
2. Apakah Puskesmas menerima pasien
gawat darurat?
Ya, Puskesmas memiliki unit gawat darurat
(UGD) untuk menangani kasus darurat ringan hingga sedang, seperti luka, demam tinggi,
atau kecelakaan ringan. Jika kondisi pasien berat atau membutuhkan peralatan
lebih lengkap, pasien akan segera dirujuk ke rumah sakit.
3. Apakah ada layanan rawat inap di
Puskesmas?
Beberapa Puskesmas dilengkapi dengan ruang
rawat inap terbatas, biasanya untuk kasus seperti observasi pasien demam
berdarah, persalinan normal, atau perawatan singkat. Kapasitas rawat inap
berbeda-beda tergantung Puskesmas.
4. Apakah Puskesmas melayani pemeriksaan
laboratorium?
Ya, tersedia laboratorium sederhana untuk pemeriksaan
dasar seperti:
- Tes darah (hemoglobin, gula darah, kolesterol)
- Tes urin
- Tes kehamilan Untuk pemeriksaan lanjutan (misalnya kultur,
pemeriksaan hormon), pasien akan dirujuk ke laboratorium rumah sakit.
5. Apakah ada layanan imunisasi di
Puskesmas?
Ya, imunisasi rutin tersedia sesuai program
pemerintah, meliputi:
- Imunisasi dasar bayi (BCG, DPT, Polio, Hepatitis B, Campak)
- Imunisasi lanjutan untuk balita dan anak sekolah
- Vaksinasi tambahan sesuai program nasional (misalnya vaksin
HPV, vaksin Covid-19 bila tersedia)
6. Apakah Puskesmas menyediakan layanan
kesehatan ibu dan anak (KIA)?
Ya, layanan KIA meliputi:
- Pemeriksaan kehamilan rutin
- Persalinan normal (di Puskesmas rawat inap)
- Pemantauan tumbuh kembang balita
- Konseling gizi dan ASI
- Program Posyandu di masyarakat
7. Bagaimana cara mendaftar berobat di
Puskesmas?
- Langsung: Pasien datang ke loket
pendaftaran dengan membawa KTP/KK dan kartu BPJS (jika ada).
- Online: Beberapa Puskesmas
menyediakan pendaftaran melalui aplikasi atau website.
- Rujukan: Pasien BPJS yang datang
dari rumah sakit atau fasilitas lain harus membawa surat rujukan sesuai
prosedur.
8. Apakah ada biaya berobat di
Puskesmas?
- Peserta BPJS: Tidak dikenakan biaya
tambahan sesuai aturan.
- Non-BPJS: Biaya pelayanan mengikuti
ketentuan pemerintah daerah. Tarif biasanya lebih terjangkau dibanding
rumah sakit.
9. Apakah Puskesmas menyediakan obat?
Ya, tersedia apotek dengan obat-obatan
dasar sesuai standar pelayanan. Jika obat yang dibutuhkan tidak tersedia,
pasien akan diberikan resep untuk ditebus di apotek luar atau dirujuk ke rumah
sakit.
10. Apakah ada layanan konseling di
Puskesmas?
Ya, Puskesmas menyediakan konseling untuk:
- Gizi dan pola makan sehat
- Kesehatan reproduksi remaja dan dewasa
- Kesehatan mental dasar (stres ringan, kecemasan) Jika
diperlukan, pasien akan dirujuk ke psikolog/psikiater di rumah sakit.
11. Apakah Puskesmas melayani
pemeriksaan gigi?
Ya, terdapat poli gigi untuk layanan
seperti:
- Pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut
- Tambal gigi
- Pencabutan gigi
- Pembersihan karang gigi Kasus kompleks (misalnya bedah mulut)
akan dirujuk ke rumah sakit.
12. Apakah ada program kesehatan
masyarakat di Puskesmas?
Ya, Puskesmas aktif melakukan program
promotif dan preventif, antara lain:
- Posyandu balita dan lansia
- Penyuluhan kesehatan di sekolah dan masyarakat
- Pemeriksaan kesehatan lingkungan (air, sanitasi)
- Program pencegahan penyakit menular (TB, HIV, malaria, DBD)
- Program pengendalian penyakit tidak menular (hipertensi, diabetes)
format FAQ Klik disini